Jumat, 15 Mei 2015

Konsep SPA2 Rumah Tinggal Sederhana Ramah Lingkungan


A.    KONSEP

v  TOR
Mendesain rumah tinggal konsep ramah lingkungan yang menjadi daya tarik pada klien yang menginginkan konsep ramah lingkungan serta memaksimalkan fungsi ruang bagi penghuni yang menempati ruang tersebut.

v  STATEMENT
·PENGERTIAN
Rumah adalah bangunan yang berfungsi sebagai tempat tinggal yang layak huni serta menjadi aset bagi pemiliknya.
Ramah lingkungan adalah suatu program yang tidak menyebabkan dampak negatif terhadap lingkungan sekitar, juga bertujuan melestarikan lingkungan, agar bumi kita lestrai tetap bersih, rapih, indah dan nyaman.
Rumah ramah lingkungan menerapkan konsep rumah yang hemat energi,. Dengan memanfaatkan penghawaan dan pencahayaan alami.

·LATAR BELAKANG
Rumah tinggal yang tidak hanya sebagai tempat tinggal sehari-hari, tetapi juga digunakan sebagai tempat untuk bersama-sama dengan keluarga.

·TUJUAN
Menciptakan rumah tinggal yang didalamnya terdapat ruang untuk kegiatan sehari-hari bersama anggota keluarga dengan konsep ramah lingkungan.

·BATASAN
- Luas site maksimal 252 m2
- KDB 60%
- RTH 40%
- GSJ 6 m
- Penghuni tetap 4 orang dan 1orang pembantu ikut tinggal.

·ANGGAPAN
Site siap untuk didirikan bangunan rumah tiinggal yang memiliki karakter ramah lingkungan yang mampu memenuhi kebutuhan penghuni.


B.     AKTIVITAS DAN KEBUTUHAN RUANG


C.     PERSYARATAN RUANG

     Keterangan
√√√          = sangat membutuhkan
√√             = membutuhkan
√               = kurang membutuhkan


D.     POLA HUBUNGAN RUANG



E.     ANALISIS SITE
- Analisa



- Zoning akhir



F.      PENDEKATAN DESAIN
v  BUKAAN (JENDELA)
Elemen dari suatu bangunan yang berfungsi untuk memasukkan cahaya alami dan sirkulasi udara dari dalam dan luar bangunan. Banyaknya bukaan (jendela) dapat meminimalisir penggunaan pencahayaan dan penghawaan buatan, ini adalah salah satu cara penghematan energi. Dan saat ini, manfaat jendela tidak sebatas aspek fungsional seperti telah disebutkan di atas, jendela sebuah bangunan, terutama rumah tinggal, juga berpengaruh besar terhadap aspek estetika dan prestige sebuah rumah.

v  ROSTER
Roster merupakan salah satu partisi/material bangunan untuk sirkulasi udara di ruangan. Roster ini biasanya dipasang diatas pintu atau jendela, bukan hanya untuk sirkulasi udara saja tetapi roster juga dapat memperindah bangunan. Penggunaan roster juga dapat meminimalisir penggunaan pendingin ruangan, karena dengan dipasangnya roster udara dapat mengalir dengan lancar dengan memanfaatkan penghawaan alami yang ada. Roster juga dapat digunakan sebagai dekorasi atau penyekat ruangan supaya tidak terlihat massif dan terlihat lebih indah.

v  GRASSBLOCK
Grassblock adalah sebuah blok yang diperkenalkan sangat awal didalam permainan ini. Blok ini menggunakan 4 tekstur: tesktur berwarna abu-abu untuk bagian atas yang kemudian diwarnai menjadi warna yang benar tergantung bioma apa tempat blok tersebut berada, tekstur yang diambil dari tekstur tanah untuk bagian bawah, tekstur tanah yang diubah dengan rumput diatasnya di semua sisinya, dan tekstur abu-abu yang sesuai dengan bentuk rumput di sisi blok, yang kemudian diwarnai menjadi warna bioma.

v  BIOPORI

Biopori adalah lubang sedalam 80-100cm dengan diameter 10-30 cm, dimaksudkan sebagi lubang resapan untuk menampung air hujan dan meresapkannya kembali ke tanah. Biopori memperbesar daya tampung tanah terhadap air hujan, mengurangi genangan air, yang selanjutnya mengurangi limpahan air hujan turun ke sungai. Dengan demikian, mengurangi juga aliran dan volume air sungai ke tempat yang lebih rendah.

v  VERTICAL GARDEN
Vertical Garden (Vega) adalah sebuah alternatif baru bagi siapa saya yang ingin memiliki taman tetapi tidak memiliki lahan yang luas. Vertical Garden dikenal juga dengan beberapa istilah seperti taman tegak, green wall, taman vertical dan lain-lain.  Vertical Garden adalah konsep taman tegak, yaitu tanaman dan elemen taman lainnya yang diatur sedemikian rupa dalam sebuah bidang tegak. 

Ruang hijau sangat diperlukan untuk keseimbangan kehidupan manusia.  Ironisnya, di kota-kota besar, lahan terbuka hijau makin sempit.  Perumahan-perumahan di kota besar juga menyisakan lahan terbuka hijau yang sangat terbatas.  Terbatasnya lahan yang dapat digunakan untuk menanam tanaman, menjadi kendala serius dan harus dicari jalan agar rumah hunian tetap dapat memiliki taman yang cukup.  Ruang hijau tidak hanya dibutuhkan untuk resapan air serta keindahan semata.  Tanaman juga memiliki fungsi untuk memperbaiki struktur udara di perkotaan. Tanaman hidup dapat mengurangi dampak polusi udara dan sebagai sumber oksigen bagi kehidupan manusia.

Salah satu cara menanam tanaman dalam jumlah yang cukup, walaupun ruang yang ada sangat terbatas, adalah dengan konsep taman vertikal atau vertical garden (Vega).  Vega adalah konsep taman tegak, yaitu tanaman dan elemen taman lainnya yang diatur sedemikian rupa dalam sebuah bidang tegak.  Dengan konsep ini, ruang tanam/space bisa jauh lebih besar dibanding dengan taman konvensional, bahkan jumlah tanaman yang dapat ditanam bisa beberapa kali lipat, sehingga dapat menambah ruang hijau secara sangat signifikan.  Vega dapat diaplikasikan di berbagai bangunan (out door maupun indoor), pagar, carport, serta dinding-dinding pembatas lainnya, sehingga terlihat lebih indah dan tidak monoton berupa dinding yang keras, tapi lebih terkesan alami, bahkan dapat menyerupai lukisan yang sangat artistik

v  KUSEN UPVC
UPVC adalah kependekan dari Unplasticized Poly Vinyl Chloride yang memiliki komposisi material 85% PVC dan 15% adalah stabilizers + Modifier + filler +color pigments, + titanium di Oxide, yang akan membuat komposisi UPVC menjadi komposisi dan tahan terhadap perubahan cuaca.

UPVC atau Unplasticised Polivinyl Chloride adalah sejenis thermoplastic yang berasal dari unsur garam dan minyak bumi. Bahan ini yang pada dasarnya tahan terhadap berbagai kondisi cuaca dan zat kimia. UPVC dikembangkan dengan penambahan beberapa pendukung untuk kekuatan struktur (steel reinforcement) dan ramah lingkungan sehingga menjadikan bahan tersebut optimal dipakai sebagai bahan pengganti kayu, alumunium, dan besi untuk membuat kusen pintu dan jendela.

Selain kuat dan bermutu, UPVC juga ramah lingkungan, sehingga banyak negara-negara maju telah memanfaatkan material UPVC untuk  dipergunakan sebagai salah satu bahan bangunan pengganti kusen pintu, jendela dan atap.

Masyarakat yang belum mengenal UPVC mungkin akan memandang bahwa harga satu  kusen pintu atau jendela  UPVC lebih mahal dibandingkan dengan  harga satu kusen pintu dan jendela dari bahan alumunium atau kayu. Tetapi dengan berbagai keuntungan yang didapatkan dari pemakaian kusen pintu dan jendela UPVC, tentu kita akan mendapatkan nilai dan keuntungan yang sebanding, bahkan berlipat. Apalagi kusen pintu dan jendela pada umumnya dipasang untuk digunakan dalam  jangka waktu yang panjang, maka penggunaan kusen pintu dan jendela UPVC adalah suatu investasi yang sangat tepat.

UPVC ditemukan pertama kali di Jerman pada tahun 1960 dan sampai saat ini sudah menjadi favorit dalam pembuatan bangunan. hampir 90% bangunan di Jerman telah menggunakan komponen UPVC terutama untuk kusen pintu dan jendela, yang menggantikan kayu juga alumunium.

Kelebihan UPVC dibanding kayu, sudah jelas, tidak merusak lingkungan dalam arti, merusak populasi pohon, juga tahan terhadap rayap, dan bebas dari perawatan. Kelebihan UPVC dibanding kusen alumunium, lebih tahan terhadap cuaca, dan tidak keropos, UPVC tidak memuai atau menyusut dan lebih lentur, sehingga tetap kuat walaupun dipukul.

v  BETON RINGAN
Teknologi material bahan bangunan berkembang terus, salah satunya beton ringan aerasi (Aerated Lightweight Concrete/ALC) atau sering disebut juga (Autoclaved Aerated Concrete/ AAC). Sebutan lainnya Autoclaved Concrete, Cellular Concrete, Porous Concrete, di Inggris disebut Aircrete and Thermalite.

Beton ringan AAC ini pertama kali dikembangkan di Swedia pada tahun 1923 sebagai alternatif material bangunan untuk mengurangi penggundulan hutan. Beton ringan AAC ini kemudian dikembangkan lagi oleh Joseph Hebel di Jerman di tahun 1943. Hasilnya, beton ringan aerasi ini dianggap sempurna, termasuk material bangunan yang ramah lingkungan, karena dibuat dari sumber daya alam yang berlimpah. Sifatnya kuat, tahan lama, mudah dibentuk, efisien, dan berdaya guna tinggi.




0 komentar:

Poskan Komentar